Format dan Ukuran Gambar Untuk Website

format-dan-ukuran-gambar-untuk-website

EditMed.com – Pada penulisan artikel sebuah website, tentu saja gambar adalah hal yang wajib ada untuk embantu pembaca memahami artikel yang sedang mereka kunjungi.

Entah itu hanya berupa featured Image pada bagian atas artikel maupun gambar yang terdapat pada badan artikel untuk menambah penjelasan dari setiap kata yang di uraikan.

Namun, kebanyakan pengguna website atau blog tidak memperhatikan ukuran  dan format gambar untuk website mereka sehingga akhirnya gambar yang harusnya untuk menambah keterangan akhirnya malah menjadi beban karena ukurannya mungkin terlalu besar.

Bisa juga, gambar tersebut tidak terupload dengan baik karena koneksi yang tidak stabli sehingga membuat gamabr tersebut rusak ketika dibuka oleh pembaca.

Maka dari itu, pada kesempatan ini, kita akan membahas bagaimana sih ukuran dan format gambar yang pas dan benar untuk sebuah website? Mari kita bahas.

Format Gambar Pada Website

Ketika kita mencari sebuah artikel pada google dan membuka gambar yang ada pada masing masing website, kita tentu melihat bahwa ada beberapa jenis format gambar yang ditampilkan.

Format gambar tersebut diantara yaitu JPG, PNG, GIF hingga WebP. Sebenarnya apa sih perbedaan dari format gambar tersebut?

Gambar JPG

Format gambar pertama yang paling sering digunakan pada sebuah website dan blog adalah JPG. Format ini digunakan karena memiliki ukuran file yang kecil namun kualitas yang dihasilkan juga masih terlihat bagus.

Sejatinya, format JPG adalah format file lossy yang terkompresi dari ukuran aslinya, hal ini lah yang membuat gambar ini memiliki ukuran file yang kecil.

Untuk itu format file JPG sangat pas dan cocok untuk digunakan pada sebuah website dan blog agar ketika ada pembaca yang sedang membaca artikel memiliki koneksi yang kurang stabil, website masih bisa terbuka dengan baik.

Gambar PNG

Format gambar selanjutnya yang sering kita jumpai yaitu PNG. Format PNG, biasanya digunakan untuk menampilkan gambar yang bersifat teks atau grafis dan bisa juga gambar dengan latar belakang yang transparan.

Format PNG juga masuk dalam kategoro format kompresi losless. Jadi, jika ingin memasukkan gambar yang memiliki transparansi pada bagian latar, alangkah bagusnya untuk melakukan save as file foto atau gambar pada website menjadi PNG. 

Gambar GIF

Format gambar lain yang sering kita jumpai terutama pada website yang berbentuk forum adalah gambar GIF. Format ini terbatas pada 256 warna. Biasanya, kita sering menjmpai format gambar GIF bisa bergerak dan terlihat memiliki bintik bintik karena mengalami kompresi yang menyebabkan ukuran file menjadi kecil.

Gambar WebP

Gambar selanjutnya yang tidak kalah banyak kita jumpai yaitu gambar dengan Format WebP. WebP atau bisa kita baca dengan Weppi adalah sebuah format gambar yang diluncurkan oleh Google sebagai ekstensi baru untuk gambar digital.

Format gambar ini dikembangkan sejak tanggal 30 September. Ukuran gambar ini mulai banyak digunakan oleh pengguna website dan blog karena menurut google, gambar yang diformat menjadi WebP bisa direduksi ukurannya hingga 25% dibandingkan dengan gambar berformat JPG atau PNG.

Ukuran yang dihasilkan oleh hasil kompresi WebP ini akan lebih kecil sehingga membuat website yang menggunakan gambar digital WebP akan lebih cepat ketika dibuka oleh pengguna.

Nah, itulah beberapa format gambar yang biasa digunakan atau biasa di upload pada website dan Blog. Untuk mana yang lebih bagus, hal itu saya kembalikan kepada pembaca karena terkadang kita memiliki sudut pandang tersendiri tentang hal ini.

Selanjutnya, kita akan membahas ukuran gambar yang pas untuk digunakan pada sebuah website, apa saja sih yang perlu diperhatikan selain format foto diatas?

Ukuran Gambar Pada Website

Banyak sekali ukuran gambar yang bisa bagus digunakan pada website, hal ini juga berpengaruh kepada template atau theme apa yang digunakan pada sebuah website.

Namun, umumnya, hampir semua blog dan website mengguna ukuran gambar landscape pada featured image artikel. Karena jika gambar yang diupload memanjang kebawah, maka hal itu akan mengganggu pembaca.

Nah, menurut saya sendiri, ukuran gambar yang pada website yang pas adalah ukuran 1280*720. Kenapa harus 1280*720? Karena ukuran ini biasanya paling pas dibuka pada semua jenis platform.

Tapi perlu di ingat, bahwa ukuran ini perlu disesuaikan dengan template pada website kamu. Pastikan, bahwa template tersebut responsive sehingga bisa dibuka pada semua platform baik desktop maupun mobile.

Ukuran gambar lain yang bisa digunakan pada website antara lain 1600*1100 atau 720*480.

Optimasi Gambar Pada Website

Selain ukuran dan format, hal yang perlu diperhatikan pada sebuah website adalah optimasi gambar itu sendiri. Ada beberapa plugin yang bisa bisa digunakan untuk optimasi gambar sehingga bisa membuat website lebih cepat lagi.

Plugin yang bisa digunakan untuk melakukan optimasi gambar pada website atau blog diantaranya yaitu TinyPG, ImageOptim, OptiPNG, Trimage, dan Kraken.

Plugin lain yang dibutuhkan pada sebuah website atau blog ataulah plugin untuk melakukan kompresi itomasi sehingga membuat ukuran file menjadi lebih kecil dan loading blog menjadi lebi cepat.

Beberapa plugin kompresi gambar yang bisa digunakan adalah Imagify Image Optimizer, ShortPixel Image Optimizer, WP Smush, dan Optimus Image Optimizer..

Optimasi gambar juga diperlukan untuk SEO, hal ini dilakukan agar gambar bisa terdeteksi di mesin pencari dan membawa pengunjung untuk datang ke website kita. 

Istilah yang sering digunakan yaitu bagaimana cara membuat gambar pada website lebih SEO Friendly.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah melakukan penambahan Image Title Text. Image Title Text adalah sebuah text yang akan muncul ketika kursor pembaca mengarah pada gambar untuk memberikan informasi kepada pembaca.

Cara optimasi gambar lain agar lebih SEO Friendly yaitu melakukan perubahan pada Alt Text Image. Alt Text Image membantu untuk memberikan indikator kepada robot google untuk melakukan klasifikasi kepada website dan blog kita.

Alt Text Image harus berisikan keyword atau kata kunci yang sering digunakan atau dicari oleh pengunjung di google search engine. Untuk melakukan perubahan Alt Text Image pada gambar website, ketuk ikon pensil pada gambar yang sudah kamu upload dan msukkan focus keyword atau kata kunci yang berkaitan dengan topik artikel yang sedang dibahas pada tulisan.

Cara terakhir untuk melakukan optimasi pada gambar agar muncul pada mesin pencari yaitu simpan gambar yang akan di upload pada website atau blog dengan nama file yang sesuai dengan keyword atau target pembaca.

Hal ini penting karena nama file bisa membantu gambar yang berkaitan untuk muncul di google image search dan bisa menjadi sumber traffic bagi website kita.

Itulah sedikit ulasan mengenai format dan ukuran gambar pada website hingga optimasi yang perlu dilakukan agar website kita bisa nyaman dibaca oleh pengunjung dan bisa menarik pengunjung dari mesin pencari.

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *